Cara Menghitung Bunga Deposito Bank Nasional

Cara Menghitung Bunga Deposito Bank Nasional

Jika Anda memiliki uang dan ingin menginvestasikan uang tersebut dengan lebih aman untuk kebutuhan jangka panjang, maka menyimpannya di program deposito bank merupakan salah satu alternatif solusi yang dianjurkan. Solusi lain adalah dengan menggunakannya untuk modal usaha, namun itu juga memiliki resiko karena semua bisnis pasti ada laba dan resikonya. Untuk investasi yang lebih aman, mendepositokan di bank terpercaya akan lebih baik terutama bagi Anda yang telah memiliki usia senja. Perbedaan deposito dari tabungan biasa adalah tata cara pengambilan dan bunga yang diberikan. Pastinya semakin tinggi bunga tabungan deposito akan mendapatkan dana pengembalian atau bunga yang lebih besar. Untuk mendapatkan bunga yang lebih besar tersebut Anda harus tahu cara menghitung bunga deposito secara pasti.

Keuntungan mendepositokan sejumlah dana di bank diantaranya adalah:

kartu kredit bri visa touch
  • Uang menjadi lebih aman dibandingkan ketika disimpan di rumah.
  • Tidak ada faktor resiko karena tabungan deposito dijamin oleh negara.
  • Akan ada pengembalian atau bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa.
  • Menghindarkan Anda dari keinginan mengambil uang deposito karena deposito memiliki jangka waktu atau tenor tertentu sebelum dapat diambil.
  • Hanya perlu sekali menabung dan bisa diperpanjang otomatis selama dana tidak diambil oleh pemiliknya.

Bunga deposito yang lebih tinggi dari bunga tabungan biasa lah yang menjadikan deposito merupakan investasi yang baik terutama bagi Anda yang telah berusia senja. Dalam usia senja memiliki sejumlah uang yang tidak terlalu dibutuhkan dapat menjadikan Anda memiliki investasi yang lebih aman dalam bentuk deposito. Deposito menjamin keamanan uang Anda dan bahkan memberikan bunga setiap bulannya yang dapat Anda ambil setiap saat diluar dana deposito.

Untuk memilih bank nasional mana yang paling menguntungkan bunga depositonya bagi Anda, berikut ini adalah cara menghitung bunga deposito yang bisa Anda jadikan pedoman pemilihan.

  1. Perhitungan bunga deposito bagi jumlah nominal yang masih di bawah batas beban pajak yaitu Rp. 7.500.000.
  • Rumus yang digunakan adalah:

Bunga deposito = Jumlah uang simpanan x bunga pertahun x tenor : 12

Contoh kasusnya adalah jika Anda menyimpan uang sebesar Rp 5.000.000 dan memilih bentuk deposito dengan tenor 3 bulan dengan bunga 7,5% maka perhitungan bunganya menjadi:

5.000.000 x 7,5% x 3 : 12 = Rp. 93.750 per bulannya.

  1. Perhitungan untuk jumlah deposito yang melebihi batas penetapan pajak yaitu lebih dari Rp 7.500.000 dengan pajak 20%
  • Rumus yang digunakan adalah:

Bunga deposito = Jumlah uang simpanan x bunga pertahun x 80% x tenor : 12

Contoh kasusnya ketika Anda mendepositokan dana sebesar Rp 10.000.000 maka perhitungannya akan menjadi:

10.000.000 x (7,5% x 80%) x 3 : 12 = Rp. 150.000 per bulannya.

Itulah cara menghitung bunga deposito yang digunakan oleh bank nasional. Perhitungan dapat berubah-ubah angkanya tergantung dari kebijakan bank dalam memberikan bunga sesuai tenor yang dipilih juga sesuai dengan peraturan pemerintah tentang batas minimal simpanan kena bunga. Jadi sebelum Anda memilih bank mana tempat untuk mendepositokan dana Anda, ada baiknya Anda menghitung kalkulasi bunga seperti di atas agar Anda mengetahui berapa dana yang bisa Anda dapatkan dari bunga deposito setiap bulannya. Ada baiknya dana itulah yang Anda ambil untuk berbagai keperluan selagi belum membutuhkan dana pokok yang ada dalam deposito agar dana Anda tetap utuh dan mendapatkan bunga setiap bulannya.

kta dbs

Related posts