Cara Melakukan Niat Puasa Pada Bulan Ramadhan yang Sesuai dan Tepat

Cara Melakukan Niat Puasa Pada Bulan Ramadhan yang Sesuai dan Tepat

Ibadah puasa pada bulan ramadhan adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam tanpa kecuali dan akan selalu menjadi salah satu hal yang memang harus dibayar dengan wajib di luar bulan ramadhan. Penting sekali ibadah wajib yang satu ini sebab akan mempengaruhi pada bagaimana nantinya Anda akan menjalani berbagai macam ibadah lainnya. Dalam menjalankan puasa ramadhan pun seperti pelaksanaan ibadah-ibadah lainnya yang memiliki syariat dan aturan yang mengikat misalnya saja dibarengi dengan niat puasa yang baik dan benar.

Berbicara mengenai niat puasa memang ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi yakni untuk sebuah niat ibadah apapun sebenarnya yang paling penting adalah dari hati. Sebab sabda Nabi pun mengatakan bahwa suatu nilai ibadah itu tergantung dari bagaimana niat yang dilafalkannya atau dari niatnya. Inilah betapa pentingnya niat dalam ibadah yang akan mempengaruhi pada bagaimana Anda nantinya akan menjalankan ibadah tersebut. Untuk suatu niat ibadah pada saat atau Anda hendak melakukan ibadah maka sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini:

kartu kredit bri visa touch
  1. Lafal yang sesuai,

Meski sekali pun pada akhirnya banyak orang yang mengatakan bahwa niat itu harus dilakukan secara lisan. Hal itu tidak sepenuhnya benar, sebab niat yang paling penting dilakukan adalah dari hati dan memang akan sangat mempengaruhi pada bagaimana keikhlasan akan terukur. Namun hal ini justru akan berbeda cerita jika memang Anda menginginkan melafalkannya secara nyaring maka sudah seharusnya Anda lafalkan sesuai dengan hukum bacaan yang ada misalnya saja makhraj dan maknanya harus benar-benar dipahami, sebab akan memiliki beda makna jika Anda pun salah dalam mengucapkannya. Begitu pun jika Anda tidak memahami artinya maka akan sangat percuma Anda melafalkannya. Bagian terpenting dari sebuah niat adalah kesungguhan dan pemahaman bagaimana lafal tersebut diucapkan.

  1. Dalam hati dan dari hati,

Sudah sedikit disinggung sebelumnya bahwasanya memang niat tidak harus selalu dibacakan dengan bacaan yang nyaring dan harus terdengar, sebab perihal niat sesungguhnya dari hati itu adalah hal yang utama dan dianjurkan oleh Rasulullah. Inilah mengapa Rasul pun tidak melarang jika orang yang mengucapkan niat tidak secara lantang itu tetap diperbolehkan. Sebab Allah itu Maha Mendengar atau Yaa Saamii’ yang bisa selalu mendengar dan juga mengetahui apa yang ada di dalam pikiran hamba-Nya.

  1. Mengerti makna,

Anda juga harus bisa memahami makna dari lafal niat yang Anda ucapkan tersebut. Sebab jika Anda hafal sekali pun namun jika tidak mengerti maksud dan makna niat yang Anda ucapkan maka percuma saja. Bahkan ada beberapa alim ulama yang mengatakan bahwa lebih baik melafalkan niat menggunakan bahasa yang Anda mengerti daripada menggunakan bahasa yang hanya Anda hafal saja. Sebab Allah Maha Mengetahui.

  1. Sesuai waktunya,

Dalam melafalkan niat untuk sebuah puasa pun sudah pasti dianjurkan untuk melakukannya sesuai dengan waktunya misalnya saja waktu yang teramat baik adalah pada saat menjelang imsak. Ini adalah waktu paling tepat untuk dilakukan, namun melafalkan pada saat setelah ba’da shalat tarawih pun tidak ada salahnya sebab dikhawatirkan akan lupa sebelum menjelang imsak.

  1. Melaksanakan rukunnya,

Seberapa hebat pun lafal niat puasa yang Anda ucapkan jika tidak disertai dengan pelaksanaan rukun puasa lainnya maka akan percuma saja ibadah puasa yang Anda lakukan tersebut. Untuk itu jalankan rukun ibadah puasa lainnya.

kta dbs

Related posts