Pertimbangan Bank Tentang Pinjaman Dana Tunai Modal Usaha

Pertimbangan Bank Tentang Pinjaman Dana Tunai Modal Usaha

 

Saat akan mengambil pinjaman dana tunai modal usaha yang akan diambil, pasti ada banyak hal yang dipertimbangkan, bukan? Sama halnya seperti Anda selaku pengusaha, bank pun demikian. Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memberikan pinjaman kepada Anda. Sebagai peminjam, Anda dapat berusaha memastikan bahwa status beberapa hal di bawah ini cukup baik. Apa saja yang diperhatikan itu? Berikut ulasannya!

 

     1.Credit record

Jika ada pertanyaan siapakah yang akan mendapatkan pinjaman dengan mudah dan cepat, salah satu pertimbangan yang akan menjadi alasannya adalah credit record yang baik. Selama Anda tidak pernah memiliki kredit macet atau keterlambatan pembayaran tagihan, saat itu Anda akan lebih mudah mendapatkan pinjaman. Dengan record yang baik, bukan tidak mungkin bank akan memberikan pinjaman dengan jumlah yang besar dan mempercayakan Anda untuk memutarnya sebagai pinjaman dana tunai modal usaha. Pertimbangan ini juga dilakukan demi kelancaran pembayaran yang akan dilakukan nantinya. Jadi, jika Anda akan mengajukan pinjaman, baiknya pastikan credit record-nya baik, ya.   

kartu kredit bri visa touch

 

 

       2. Cash Flow dan Income

Cash flow dan income menjadi hal yang juga dipertimbangkan oleh lembaga terkait untuk memberikan pinjaman dana tunai modal usaha. Hal ini penting, sebab dari berkas yang diberikan, lembaga tersebut mampu melihat bagaimana usaha berjalan dan prospek ke depannya. Jika perusahaan Anda memiliki cash flow yang baik dan income yang cukup menjanjikan, maka pinjaman pun akan diberikan.

       3.Lamanya usaha berdiri

Lamanya usaha berdiri juga jadi bagian yang diperhatikan untuk menentukan apakah bisnis Anda pantas mendapatkan pinjaman. Umumnya, tiap lembaga mematok ukuran yang berbeda sebagai syarat pengajuan pinjaman. Ukuran yang beragam ini disesuaikan dengan pinjaman yang diberikan dan berbagai pertimbangan lainnya.

Bagi usaha kecil dan menengah yang sedang berkembang, umumnya akan mendapatkan pinjaman setelah minimal dua tahun berdiri. Sebab, saat itu usaha dianggap sudah bukan lagi di tahap merintis, tapi sedang berkembang.

       4.Risiko pemberian pinjaman

Selain berbagai hal di atas, risiko pemberian pinjaman juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dalam hubungan utang-piutang ini, sudah pasti tidak ada yang ingin dirugikan baik itu pihak bank atau Anda sebagai peminjam dan pengusaha, bukan? Oleh sebab itu, lembaga pemberi pinjaman ini akan melihat risiko-risiko yang ada dalam memberikan pinjaman. Namun, tidak perlu khawatir. Selama usaha Anda memiliki kriteria-kriteria di atas, pinjaman pun akan masuk dan menjadi napas tambahan bagi usaha Anda. ingin menemukan pinjaman yang tepat, klik https://www.cekaja.com/small-business-banking ya!

 

kta dbs

Related posts