Pinjaman Bank BRI untuk Pelaku Usaha UMKM

pinjaman Bank BRI

Saat memutuskan untuk menjadikan rumah sebagai jaminan untuk mendapatkan sejumlah dana pinjaman dari bank dan Doctor Rupiah, maka selayaknya Anda harus mempertimbangkan sebaik-baiknya langkah besar ini. Selayaknya pinjaman yang dilakukan dengan menggunakan sertifikat rumah sebagai agunan atau jaminan ditujukan untuk kebutuhan dana yang sangat penting seperti misalkan untuk pendanaan permodalan usaha UMKM, pengembangan bisnis dan hal-hal lain yang sifatnya produktif, agar Anda bisa terhindar dari resiko kredit macet yang dapat mengancam keberadaan aset Anda. Dan selayaknya Anda memilih bank yang credible untuk bisa memenuhi kebutuhan Anda ini dengan tingkat keamanan yang tinggi. Salah satunya adalah dengan mengambil produk pinjaman Bank BRI.

Produk pinjaman Bank BRI menggunakan jaminan sertifikat rumah khususnya untuk kalangan UMKM ini amat diminati oleh masyarakat luas terutama yang memiliki kendala dalam pengajuan pinjaman untuk usaha. Syarat-syarat yang dibutuhkan selain kepemilikan aset pun terbilang sangat ringan dan mudah. Adapun syarat-syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh nasabah calon debitur yang mengajukan permohonan pinjaman uang Jakarta tunai ini di antaranya adalah:

  1. Calon debitur adalah warga negara Indonesia (WNI).
  2. Memiliki usia lebih dari 21 tahun saat pengajuan.
  3. Mempunyai jenis usaha yang telah dijalankan selama kurang lebih 12 bulan (1 tahun).
  4. Calon debitur sedang tidak mengikuti jenis program kredit lain di BRI maupun pada perusahaan Perbankan lainnya.

Selain syarat di atas, ada juga kelengkapan dokumen yang harus dilengkapi dalam proses pengajuan pinjaman ini yang juga terhitung ringan. Secara rinci syarat dokumen dalam pengajuan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah untuk pendanaan permodalan UMKM ini adalah:

  • Formulir aplikasi pinjaman yang diisi lengkap oleh calon debitur.
  • Surat keterangan usaha dari pihak kelurahan/ kepala desa setempat.
  • Sertifikat tanah asli yang digunakan sebagai jaminan.
  • Fotokopi SHM dan IMB.
  • Fotokopi KTP calon debitur dan istri/ suami.
  • Pas Foto Terbaru.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi NPWP.

Selain data dokumen di atas, umumnya masih bisa terdapat syarat tambahan untuk debitur dengan profesi tertentu misalnya surat izin menjalankan praktek bagi para profesional seperti dokter, bidan dan jenis profesi lainnya, juga syarat memiliki pendapatan tetap untuk para karyawan perusahaan ataupun pegawai PNS. Setelah calon debitur mengisi formulir serta melengkapi persyaratan dan dokumen, maka nasabah tinggal menunggu proses verifikasi pihak bank terhadap data debitur, dimana survey yang dilakukan adalah berupa pengecekan keberadaan lokasi dan kondisi dari rumah yang dijadikan agunan. Setelah itu, dalam waktu paling lama 14 hari kerja, nasabah akan mendapatkan jawaban dari pihak bank mengenai disetujui atau ditolaknya permohonan pinjaman tersebut.

Dengan beberapa jenis dokumen di atas maka calon debitur sudah bisa mengajukan jenis pinjaman Bank BRI untuk usaha UMKM yang bernama KUPEDES BRI. KUPEDES BRI sendiri adalah merupakan jenis kredit atau pinjaman dana usaha yang bersifat umum untuk segala jenis sektor ekonomi. Jenis pinjaman ini ditujukan untuk usaha yang bersifat perorangan ataupun badan usaha. Suku bunga pinjaman ini terhitung ringan dengan tenor pinjaman hingga 60 bulan atau 5 tahun. Produk KUPEDES BRI berupa pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah ini memiliki plafon kredit hingga mencapai maksimal Rp. 100 juta. Fasilitas lain yang didapat oleh debitur selain dana pinjaman di antaranya adalah asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi kecelakaan serta tidak dikenakannya biaya provisi saat proses pencairan dana.

 

Related posts