Keuntungan Take Over Kredit Rumah dengan Bantuan Notaris

Keuntungan Take Over Kredit Rumah dengan Bantuan Notaris

Notaris selalu dikaitkan dengan persoalan masalah tanah dan bangunan. Dimana setiap notaris memang mempunyai tugas dapat untuk mengurus pembelian rumah, tanah, bangunan, dan berbagai transaksi lainnya yang melibatkan bangunan dan juga tanah. Salah satu fungsi notaris ini yang bisa dimanfaatkan adalah ketika akan melakukan take over kredit KPR dari penjual dan pembeli.

Take over KPR merupakan pemindahan kredit rumah yang masih dalam status nyicil sehingga untuk masalah akhir pembayaran cicilan KPR tersebut akan diselesaikan oleh pihak pembeli. Dimana untuk mendapatkan keamanan ada dua metode yang bisa dipilih oleh penjual dan pembeli rumah KPR yaitu datang langsung ke bank atau datang ke notaris. Apabila datang langsung ke bank biasanya akan membutuhkan proses yang cukup lama dan juga ada kemungkinan take over yang diajukan akan ditolak. Serta ada juga biaya take over lumayan besar yang harus dibayarkan oleh pembeli sehingga ada juga beberapa orang yang lebih memilih untuk datang ke notaris guna keamanan pembelian rumah yang masih dalam KPR tersebut.

kartu kredit bri visa touch

Baca: Syarat Ajukan KTA DBS Agar Cepat dan Mudah Disetujui

Untuk proses yang harus dilakukan ketika akan take over kredit rumah di hadapan notaris ini biasanya lebih mudah seperti berikut ini:

  • Pihak pembeli dan juga penjual akan mencari notaris yang bisa dipercaya untuk dapat melakukan transaksi penjualan rumah dan tanah tersebut. Pemilih notaris ini harus disepakati oleh kedua belah pihak sehingga bisa dipercaya kedua belah pihak.
  • Pihak penjual dan pembeli datang dengan berbagai berkas yang dibutuhkan untuk transaksi tersebut dari identitas diri, surat perjanjian, surat bukti tanda pembayaran, dan macam-macam bukti lainnya.
  • Kemudian notaris yang dipilih akan membuat akta jual beli dan juga pengalihan hak tanah dan bangunan dari rumah yang dijual oleh penjual yang telah menawarkannya dan juga telah dibeli oleh pembeli.
  • Penandatanganan akan dilakukan oleh kedua belah pihak terutama untuk pihak penjual yang akan membuat surat perjanjian mengenai peralihan hak atas tanah tersebut.
  • Kemudian notaris akan membuat salinan dari akta yang telah dibuat dan diberikan kepada kedua belah pihak untuk disimpan baik untuk penjual dan pembeli.

Apabila melakukan proses tak over KPR di notaris ini akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti berikut ini:

Baca Juga: Beginilah Cara Berbisnis yang Tepat

  • Dapat untuk melakukan proses pengalihan tanah dan juga bangunan lebih cepat dan mudah daripada menggunakan jasa bank.
  • Akan lebih mengirit pembiayaan karena tidak perlu untuk membayar biaya take over untuk kredit kepada pihak bank yang biasanya akan besar dan ditanggung oleh pembeli.

Tetapi sistem ini juga ternyata mempunyai beberapa kelemahan lainnya seperti berikut ini:

  • Untuk sertifikat rumah yang ada biasanya masih belum balik nama dan masih atas nama penjual sebelumnya.
  • Penjual bisa untuk melakukan kecurangan dengan membayar cicilan di bank dan bisa untuk mengambil sertifikat yang ada di bank karena masih atas nama penjual sendiri. Dimana hal tersebut akan sangat merugikan pembeli walaupun mempunyai bukti yang tertulis dari notaris.

Sebelum memilih take over kredit KPR menggunakan jasa notaris sebaiknya pembeli mempertimbangkan beberapa poin diatas. Terutama untuk masalah balik nama sertifikat yang akan sangat merugikan untuk pembeli berbeda dengan pengurusan langsung ke bank yang akan langsung balik nama. Sehingga hal ini sendiri merupakan kebijaksanaan Anda untuk dapat memilih sistem yang tepat apakah lewat notaris yang lebih mudah tetapi tidak terlalu aman atau di bank yang aman walaupun prosesnya lebih panjang.

kta dbs

Related posts